Salah Satu Lembar Tulisan Untuk "Sahabat" SMA telah berlalu dan kali ini kuliah menjadi inspirasiku. Tak terkecuali dengan para sahabatku, yang menjadi orang dekat senasib sepenanggungan dikala hukuman dan kegiatan sekolah kami lalui. Tapi beda kisah beda jaman, beda orang beda karakter, begitupun cita-cita kami. Akhirnya hijrah dari asal kami di Kabupaten Pinrang, dilanjutkan menuju Kota Makassar. Kota Daeng tempat kelahiran para Karaeng, Kota angin mamiri, yah kurang lebih itulah kutipan Ungu dalam lagunya. Meskipun awalnya hijrahnya kami masih bersama-sama, tapi kali ini kita mank harus berpisah. Sedikit mengingat pesan masing–masing saat berpisah, mereka yang segalanya ingin mencapai cita-cita dan membuat bangga orang tua mereka. Lebih lagi ingin merubah imej orang-orang tentang mereka. Mereka yang hanya senang berpoya-poya, buat masalah, permainkan anak wanita, buat guru menangis, pokoknya seolah-olah tak ada lagi baik untuk mereka berenam. Iy...