Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

BELAJAR DARI TUKANG SATE

Minggu 30 April 2013, menjadi pelajaran tersendiri terhadap teman-teman dan juga diriku. Kenapa tidak salah satu tempat kesukaanku dan teman-teman kumpul mengalami kendala yang begitu amat disayangkan. Iyah alih-alih berangkat dari kampung halamannya Madura, Jawa Timur sesuai slogan pada grobak satenya. "Sate Madura" yang menjadikan Makassar sebagai tempat mengadu nasib, malah mendapat masalah yang diadopsi pada masyarakat selaku tuan rumah. Tapi salahnya mereka menjatuhkan hukuiman pada orang yang tidak tepat. Wajahnya yang lesu, badan yang bodinya lumayan tidak salah sebagai pedagang makanan. tidak biasanya malam itu dia hanya terdiam duduk tampa sapaan, yang biasanya terdengar ditelungaku saat dia telah menyodorkan pesanan yang biasanya sesuai menu pilihanku. Mas Rian kenapa lesu, apa pemasukan tidak seuai hari ini?. Jawabnya bukan Mas tapi Bos pusing kami juga ikut pusing. Kenapa?, iyah mas itu orang yang ada di sampingnya datang menagih sewa tempat pemasangan g...

NALAR MAHASISWA DALAM MENYIKAPI KEJADIAN DUNIA

Ketika kita dihadapkan pada persoalan, maka jelas kita akan berusaha keluar dari masalah tersebut. Namun kemudian yang menjadi pertanyaan buat kita semua, berapa lama kita mampu keluar?, bagaimana cara kita keluar dari masalah?. Ditambah lagi dengan keadanan dunia yang semakin seru, seru yang dimaksud dengan berbagai kejadian yang unik hingga yang luar biasa. Nah berbicara tentang dunia itu sendiri kita akan mengenal salah satu Negara Adidaya, yaitu Amerika Serikat (AS). Siapa yang tidak mengenal Negara yang begitu berpengaruh dalam perkembangan di dunia ini. Buktinya mulai dari anak-anak hingga dewasa sudah mampu menyebut Amerika Serikat itu sendiri, maupun hal yang berbauh Negara tersebut. Namun dalam dunia kemahasiswaan yang baru-baru ini di perbincangkan bahawa Amerika itu sendiri, sekarang dibalik dari beberapa kejadian dinegara kita ini. Perbincangan yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Islam Negeri Makassar ini tidak tanggung-tangg...

SIAPA LAWAN-KAWAN, SIAPA YANG DIPERCAYA-TERPERCAYA ?

Hari ini semuanya berbicara soal idialisme, nasionalisme, hingga kebenaran dan kejujuran. Namun buktinya semua hanya jadi wacana sesaat yang buat semuanya jadi pahlawan kesiangan. Yah siapa lawan, siapa kawan ? Paling semuanya sudah diatur sedemikian rapi, sehingga tak ada yang mengetahuinya, kecuali mereka yang membuat konsepnya. Pada ahirnya sebagai mahasiswa kita berusaha menjadi sosok yang selalu mencari jalan keluar dari berbagai aspek, meskipun aspeknya juga hanya memberi keuntungan beberapa golongan. Yah siapa yang harus dipercaya ? Semua bisa saja semuanya sama, ataupun ada yang berbeda, tapi pilihan tetap ada pada kalian selaku pengendali diri sendiri. Yah intinya mari terus belajar dari semua aspek, perbanyak teman dan jaringan, karena semua butuh waktu serta semua akan indah pada waktunya. AFIDATUL ASMAR FDK-MD UIN ALAUDDIN MAKASSAR

TAK SEKEDAR TEMA

27 Oktober 2012,  adadah awal dari pengurus baru IKA ALUMNI SMA Negari 1 Lembang untuk mengawali masa jabatan yang bakal di pertanggung jawabkan untuk 2 periode kedepan. Tak seperti halnya dengan lembaga/ organisasi yang sudah ada dalam adopsi teman-teman di luaran sana. Ataupun IKA Alumni dari sekolah-sekolah lainnya yang sudah mapan dan siap dalam situasi dan kondisi Apapun itu. Yah IKA Alumni SMA Negeri 1 lembang yang didirikan atas fikiran dari beberapa senior yang beranggapan bahwa harus ada wadah yang menghubungkan antara teman- teman Alumni itu sendiri dengan adik-adik yang masih berstatus siswa (i), serta para guru yang berjasa kepada kita Semuanya. Maka tak heran Pelantikan sekaligus Rapat Kerja (RAKER) yang dilaksanakan di sekolah tidak menarik perhatian begitu banyak dari warga Alumni itu sendiri. Wajar saja karna dengan barunya dibentuk kepengurusan yang menghasilkan 2 kepengurusan. Kepengurusan pertama telah berlalu dengan eksistensi yang sangat menawan ...

KEJENUHAN BERORGANISASI

Organisasi yang lebih dikenal hari ini, orang yang terdiri atas beberapa kelompok atau lebih yang memiliki tujuan bersama. Yah tapi bagiku, hari ini sedikit pergeseran jaman mengakibatkan terkadang orang-orang yang bekerjasama itu malah lupa akan tujuan awalnya. katanya karena faktor situasi dan kondisi yang membuat kejenuhan. Alasan klasik tapi membumi juga.   Hampir disetiap orgsanisasi tingkat kejenuhan baik dari anggota itu sendiri sampai pada pengurus menjadi kendala utama organisasi hari ini, jadi simbol semata dan dampak terakhir melakukan kegiatan yang apa adanya, tapi tak sejalan dengan keinginan bersama (sudah masuk sesi curhat diks). Dalam keadaan seperti ini teman-teman harus mengingat tujuan awal dari organisasi itu sendiri. Artinya tak bisa dipungkiri kejenuhan itu akan datang menghampiri. tapi apa iya, kita akan larut dalam kejenuhan itu?   'Biarlah Gula Pasir yang terlarut dalam teh Hangat' namun masalah teman-teman hari ini tetap me...