Langsung ke konten utama

TAK SEKEDAR TEMA

27 Oktober 2012,  adadah awal dari pengurus baru IKA ALUMNI SMA Negari 1 Lembang untuk mengawali masa jabatan yang bakal di pertanggung jawabkan untuk 2 periode kedepan. Tak seperti halnya dengan lembaga/ organisasi yang sudah ada dalam adopsi teman-teman di luaran sana. Ataupun IKA Alumni dari sekolah-sekolah lainnya yang sudah mapan dan siap dalam situasi dan kondisi Apapun itu. Yah IKA Alumni SMA Negeri 1 lembang yang didirikan atas fikiran dari beberapa senior yang beranggapan bahwa harus ada wadah yang menghubungkan antara teman- teman Alumni itu sendiri dengan adik-adik yang masih berstatus siswa (i), serta para guru yang berjasa kepada kita Semuanya. Maka tak heran Pelantikan sekaligus Rapat Kerja (RAKER) yang dilaksanakan di sekolah tidak menarik perhatian begitu banyak dari warga Alumni itu sendiri. Wajar saja karna dengan barunya dibentuk kepengurusan yang menghasilkan 2 kepengurusan. Kepengurusan pertama telah berlalu dengan eksistensi yang sangat menawan dengan beraninya mengawali sesuatu. Hanya dengan modal keinginan dan keikhlasan. Saya fikir modal itulah yang kemudian dilanjutkan oleh kepengurusan selanjutnya dengan sedikit menekankan kepada internal kepengurusan yang berpusat kepada struktur organisasi dan program kerja yang tidak muluk-muluk (alias melangit tapi tidak ada sayap).

 

Yah sesuai dengan tema yang kami angkat  ‘Menyatukan emosi dalam tegur, sapa, dan tawa, hingga mengeksplotasi Argumentasi melalui Aplikasi’. Tema yang memang meprofokasi para alumni yang kemudian kami benturkan dengan situasi dan kondisi dalam IKA Alumni SMA Negeri 1 Lembang, alasannya cukup simple bagi saya, melihat IKA ALUMNI yang Unik dengan wilayah pendanaan yang memang masih tidak jelas untuk penghasilannya, maka tidak heran juga beberapa dari warganya yang tidak terlalu memperhatikannya. Dalam kutipan pesan dari salah satu senior. Katanya ‘orang yang bekerja disini memang harus seikhlasnya (Organisasi yang seikhlasnya). Sehingga melalui kepengurusan baru kami mengajak teman-teman untuk bersama bekerja dengan ikhlas dan semangat yang besar untuk merubah segalanya. Paling tidak untuk tahap awal memang akan kewalahan tapi tidak ada yang tidak bisakan sahabat. Apalagi dengan 12 ankatan yang sudah berlalu, dengan pemikiran dan aktifitas yang berbeda-beda juga . Pada akhirnya membedakan dengan berbagai organisasi yang dapat dengan segara berkumpul ketika ada kegiatan. Tapi kami yakin semuanya akan indah pada waktumya melelui proses yang ada. 

 

Emosi adalah syarat yang penting harus tumbuh dari para alumni. Kenapa tidak dengan emosi untuk membangun IKA Alumni kedepannya tak ada yang bisa melarangnya ketika semuanya bersatu. Sehingga kami dari pengurus mengawalinya dengan hal yang kecil bagi orang-orang diluaran sana, namun begitu berarti buat kami. Dengan tegur , kami akan saling memperingatkan dan membawa suasana sekolah yang sarah akan Sapa (sapaan) antara siswa (i) dan juga Bapak/Ibu Guru, dan pada akhirnya membentuk tawa yang tak ada hentinya. Sedangkan untuk argumentasi itu sendiri kami tak melarangnya karena kami fikir Tuhanlah yang menganuhrahinya, namun kami mengiginkannya mampu sampai pada fase menyeimbangkan dengan aplikasi. Itulah harapan yang tersirat dalam tema yang kami angkat.

 

Kemudian Sedikit meluruskan pola fikir teman-teman. Bahwa IKA ALUMNI adalah milik dari semua teman-teman yang tamat (alumni) dari sekolah SMA Negeri 1 Lembang. Yang kemudian bukan hanya milik individu, sehingga yang merasa minder Karena ada yang kuliah, ada yang tidak kuliah, ada yang kerja dan sebagainya. Itu semua merupakan warna dari alumni jadi melalui kerendahan diri dari para alumni kami selaku pengurus , sekali lagi mengajak untuk semuanya bersama-sama membangun IKA Alumni kedepanya.

 

Wakil Ketua sikapmu yang penuh kharismatik dan tampil apa adanya serta tak mudah terbawa situasi dan kondisi pertahankan. SEKUM dan WASEKUM  usia dan kelebihanmu  berbanding terbalik, tapi asik buat kepengurusan. BENDUM dan WABENDUM di kepengurusan juga butuh sosok orang yang tidak butuh banyak bicara namun kerja yang pasti.

 

Departemen Aksi dan Advokasi ‘semangtmu yang besar dan selalu optimis’ , Departemen Kualitas SDM ‘ide-idemu akan selalu jadi panutan buat kami’ , Departemen Komunikasi dan Bank Data ‘kegigihan dan teknik kalian menjadi penentu kepengurusan ini’ , Departement Finraising ‘celoteh dan  istilahmu (semacamnya) jadi keunikan tersendiri.

 

Stetment dari teman-teman yang menganggur diambil dari kutipan lagu ‘cita-citaku ingin jadi sarjana semua itu hanya mimpi belaka. Boros lingkungan dan pergaulan jadi dominan dan panutan’.

 

Stetment dari teman-teman yang kuliah umum dari kutipan lagu ‘engkau sarjana muda resah mencari kerja mengandalkan ijasahmu, 4 tahun lamanya bergelut dengan buku tuk jaminan masa depan’.

 

Stetment dari teman-teman yang berada di Akademi Pelayaran ‘kami pergi karna tugas pulang dengan uang

 

Stetment dari teman-teman yang kerja ‘ didunia kerja dituntut untuk bekerja profesional dan taat akan segala aturan yang begitu disiplinnya’.

 

Pada akhirnya semuanya memiliki cita-cita, semuanya memiliki aturan, serta semunya akan ditentukan oleh individu masing-masing. Nah kenapa tidak konsep itulah yang kita bawa kepada IKA Alumni kedepannya untuk bersatu padu.

 

Sekian dulu untuk semunya. Terimah kasih untuk Para Bapak dan Ibu guru yang telah membimbing kami hibgga seperti ini. Untuk dewan senior dari setiap Angkatan yang tetap semangat dan memberi support kepada kami disaat fase-fase down menghampiri kami. Untuk pengurus Priode Pertama  (Kanda Rahmatullah S.Kom dan Abd.Rahman) pesan kalian akan kami lanjutkan, tinggal kita ingat ade-adeta.Untuk para pengurus jayalah kalian bukan karena sesuatu yang ada pada IKA Alumni, namun marilah kita bersama-sama memberikan sesuatu untuk IKA Alumni SMA Negeri 1 Lembang. Dan yakinlah ujian dan cobaan akan selalu menemani kita untuk kepengurusan, tak perlu cepat bangga akan beberapa hal karena kita semuanya baru memulainya.


SALAM ALUMNI

SALAM PUTIH ABU-ABU

PUTIH itu Bersih, BIRU itu Luas ketika dihadapkan pada Langi dant Laut, namun PUTIH ABU-ABULAH in moment buat kita


AFIDATUL ASMAR

KETUA IKA ALUMNI SMA Negeri 1 LEMBANG 

Periode 2012 - 2014, 2014-2016




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BELAJAR DARI TUKANG SATE

Minggu 30 April 2013, menjadi pelajaran tersendiri terhadap teman-teman dan juga diriku. Kenapa tidak salah satu tempat kesukaanku dan teman-teman kumpul mengalami kendala yang begitu amat disayangkan. Iyah alih-alih berangkat dari kampung halamannya Madura, Jawa Timur sesuai slogan pada grobak satenya. "Sate Madura" yang menjadikan Makassar sebagai tempat mengadu nasib, malah mendapat masalah yang diadopsi pada masyarakat selaku tuan rumah. Tapi salahnya mereka menjatuhkan hukuiman pada orang yang tidak tepat. Wajahnya yang lesu, badan yang bodinya lumayan tidak salah sebagai pedagang makanan. tidak biasanya malam itu dia hanya terdiam duduk tampa sapaan, yang biasanya terdengar ditelungaku saat dia telah menyodorkan pesanan yang biasanya sesuai menu pilihanku. Mas Rian kenapa lesu, apa pemasukan tidak seuai hari ini?. Jawabnya bukan Mas tapi Bos pusing kami juga ikut pusing. Kenapa?, iyah mas itu orang yang ada di sampingnya datang menagih sewa tempat pemasangan g...

UJIAN APA TEGURAN

‘Sombong melangkah istana yang megah, ribuan jerit didepan hidungmu namun yang ku tahu tak merasa mengganggu’, begitulah kutipan lagu Iwan Fals (Siang Seberang Istana), disaat aku mengawali tulisan ini. Di tempat lain yang masih terjama oleh mataku aku melihat sosok adik wanitaku yang menjerit kesakitan dengan taraf yang sangat rendah. Iyah kenapa tidak, dia hanya bisa terbaring, makan, minum, hingga mengeluarkan kotoranpun dia hanya bisa melakukannya dengan tuntunan beberapa keluragaku. Tak terkecuali Ibuku, refleks dibenakku beginikah manusia saat tidak bisa berbuat apa-apa. Yang kesehariaannya seolah tak akan kalah oleh apapun namun kini tak jauh beda dengan bayi yang belajar untuk mengenal dunia ini. Kurang lebih aku kembali menguji ilmu dan ingatanku, bahwa proses manusia didunia diawali dari bayi dan seketika akan kembali seperti bayi. Artinya manusia diawali pada sebuah proses dan berakhir dari proses awal (bukankah kita yang berasal dari tanah, akan kembali ketanah ju...

SIAPA LAWAN-KAWAN, SIAPA YANG DIPERCAYA-TERPERCAYA ?

Hari ini semuanya berbicara soal idialisme, nasionalisme, hingga kebenaran dan kejujuran. Namun buktinya semua hanya jadi wacana sesaat yang buat semuanya jadi pahlawan kesiangan. Yah siapa lawan, siapa kawan ? Paling semuanya sudah diatur sedemikian rapi, sehingga tak ada yang mengetahuinya, kecuali mereka yang membuat konsepnya. Pada ahirnya sebagai mahasiswa kita berusaha menjadi sosok yang selalu mencari jalan keluar dari berbagai aspek, meskipun aspeknya juga hanya memberi keuntungan beberapa golongan. Yah siapa yang harus dipercaya ? Semua bisa saja semuanya sama, ataupun ada yang berbeda, tapi pilihan tetap ada pada kalian selaku pengendali diri sendiri. Yah intinya mari terus belajar dari semua aspek, perbanyak teman dan jaringan, karena semua butuh waktu serta semua akan indah pada waktunya. AFIDATUL ASMAR FDK-MD UIN ALAUDDIN MAKASSAR